Cara Membedakan DOC Jantan dan Betina Dengan Mudah
Mengetahui perbedaan DOC (Day Old Chick) jantan dan betina penting untuk menentukan tujuan peternakan, baik untuk pedaging maupun petelur.

Berikut beberapa metode yang umum digunakan :
1) Melihat dari bentuk fisik
Secara umum, DOC jantan dan betina memiliki perbedaan fisik meskipun nampak sulit dibedakan jika dilihat sekilas. DOC jantan memiliki postur tubuh cenderung lebih besar, kaki terlihat lebih panjang dan kokoh serta gerakan lebih aktif dan agresif. Sementara DOC betina mempunyai tubuh lebih kecil dan ramping, gerakan lebih tenang serta kaki relatif lebih pendek. Metode ini bisa digunakan sebagai perkiraan awal, namun tidak selalu 100% akurat.
2) Melihat bulu sayap (Feather Sexing)

Metode ini sering digunakan di hatchery. DOC jantan memiliki bulu primer dan bulu sekunder yang sama panjang. Sedangkan DOC betina bulu primer lebih panjang dari sekunder. Metode ini lebih akurat, namun hanya berlaku pada jenis ayam tertentu yang memang bisa dibedakan secara genetik.
3) Metode pemeriksaan kloaka (Vent Sexing)

Ini adalah metode paling akurat, namun membutuhkan keahlian khusus. Metode ini dilakukan dengan melihat bagian kloaka (anus) DOC. Biasanya dilakukan oleh tenaga profesional (sexer). Tingkat akurasi bisa mencapai lebih dari 90%. Metode ini tidak disarankan untuk pemula karena berisiko melukai DOC jika dilakukan sembarangan.
4) Berdasarkan warna bulu (pada jenis ayam tertentu)
Pada beberapa jenis ayam, termasuk hasil persilangan tertentu. DOC jantan dan betina memiliki warna bulu yang berbeda sejak menetas. Metode ini sangat mudah dan cepat jika jenisnya mendukung.

Previous Post